Gaji Selalu Habis Tak Bersisa? Tips Berhemat Ini Bisa Anda Coba

Gaji Selalu Habis Tak Bersisa? Tips Berhemat Ini Bisa Anda Coba

Gaji Selalu Habis Tak Bersisa? Tips Berhemat Ini Bisa Anda Coba-Anak muda di usia 20 tahunan biasanya sedang senang-senangnya bekerja dan mendapatkan pendapatan sendiri. Hidup yang biasanya tergantung pada pemberian dari orang tua saat ini sudah berubah karena Anda sudah mampu menghasilkan uang sendiri guna memenuhi kebutuhan pribadi. Terhentinya pemasukan dari orang tua membuat Anda hanya bisa mengandalkan gaji untuk bertahan hidup, terlebih bagi Anda yang hidup merantau. Jika tidak hati-hati dalam mengatur keuangan gaji Anda akan habis tak bersisa setiap bulannya tanpa bisa menabung untuk masa depan.

Tips Berhemat

Seringkali tanpa disadari gaji bulanan habis tanpa peruntukan yang jelas. Hal ini terjadi karena sistem manajemen keuangan pribadi yang kurang tepat. Gaya hidup yang tidak diperhitungkan seringkali menjadi penyebab utama gagalnya manajeman keuangan pada anak muda usia 20an. Ada beberapa hal yang perlu diubah dan disesuaikan agar pengeluaran dapat ditekan dan ada sisa uang yang dapat disimpan sebagai tabungan. Berikut ini beberapa tips berhemat supaya uang bulanan tetap betah di dompet Anda :

1.Buat anggaran pengeluaran harian, mingguan dan bulanan
Anggaran ini bisa Anda buat dengan merinci semua pengeluaran yang sekiranya diperlukan untuk kebutuhan pribadi Anda. Anggaran ini tidak hanya ditulis untuk kebutuhan-kebutuhan utama tetapi juga mencakup hal-hal kecil lainnya. Anggaran ini bisa memberikan gambaran mengenai pos pengeluaran Anda per bulannya. Rencana anggaran ini juga dapat dijadikan pedoman dalam mengatur keuangan agar tidak membeli barang-barang lain yang tidak ada di dalam daftar.

2.Tentukan skala prioritas dalam membelanjakan uang Anda
Semakin dewasa Anda harus semakin bisa menentukan skala prioritas bagi kehidupan Anda. Skala prioritas ini pasti berbeda tiap orangnya, misalnya bagi pekerja di bidang seni membeli peralatan lukis merupakan kebutuhan yang perlu diprioritaskan karena mendukung pekerjaan sehari-hari. Peralatan lukis ini bisa jadi bukan merupakan kebutuhan bagi orang lainnya. Tetapkan skala prioritas supaya pengeluaran yang Anda keluarkan tepat sasaran sesuai dengan kepentingannya bagi kehidupan Anda.

3.Gunakan internet dengan bijak
Saat ini manusia modern hampir tidak bisa lepas dari internet. Tanpa disadari ternyata akses internet yang berlebihan setiap harinya cukup menguras kantong. Membeli kuota internet beberapa kali dalam sebulan ternyata cukup banyak memangkas anggaran. Gunakan internet dengan bijak, jangan menghabiskan waktu dengan mengakses sesuatu yang tidak bermanfaat. Kurangi berlama-lama bermain media sosial untuk menghemat kuota internet Anda. Jika memerlukan akses internet dalam jumlah besar Anda bisa memanfaatkan fasilitas wifi yang ada di tempat-tempat umum seperti perpustakaan, cafe ataupun tempat lainnya.

4.Pikir 2 kali sebelum membeli sesuatu
Seringkali kita tergiur untuk belanja barang yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan hanya karena termakan iklan yang menjanjikan. Selalu pikir 2 kali sebelum membelanjakan uang Anda untuk sesuatu yang tidak Anda butuhkan secara mendesak seperti pakaian, aksesoris ataupun gadget. Wanita khususnya sulit untuk tidak tergoda jika menemukan barang murah dan bagus. Meskipun barang tersebut Anda inginkan dan harganya pun dibanderol murah, pikirkan kembali apakah Anda memerlukannya atau tidak. Jika tidak, lebih baik gunakan uang tersebut untuk keperluan lainnya yang lebih penting.

5.Jangan gunakan kartu kredit
Kemudahan berbelanja dengan kartu kredit banyak membuat orang tertarik. Memang berbelanja menjadi jauh lebih mudah, praktis serta Anda tetap dapat belanja meskipun tidak memiliki uang yang cukup pada saat itu. Akan tetapi, penggunaan kartu kredit ini terkadang membuat orang terlena yang berujung pada tagihan yang membengkak. Niat awal untuk berhemat dengan tidak membawa uang tunai justru bisa berujung pengeluaran yang melonjak karena mudahnya gesek sana-sini. Agar hidup hemat bisa terlaksana akan lebih baik jika Anda tidak menggunakan kartu kredit untuk berbelanja sehari-hari.

6.Kurangi nongkrong-nongkrong di cafe atau tempat hits lainnya yang kurang penting
Jika dihitung-hitung, pengeluaran untuk gaya hidup sebenarnnya cukup banyak seperti untuk berjalan-jalan dengan kawan, sekadar nongkrong minum kopi di cafe ataupun menghadiri pesta-pesta. Aktivitas sosial ini memang penting untuk pergaulan sehari-hari dengan rekan kerja ataupun orang terdekat. Akan tetapi, mungkin Anda bisa memilih cara lain untuk berkumpul bersama orang-orang terdekatAnda. Anda bisa lebih selektif dalam mengikuti kegiatan-kegiatan yang sekiranya bisa cukup menguras kantong. Anda bisa menghabiskan waktu akhir pekan untuk melakukan kegiatan bermanfaat yang tidak membutuhkan banyak biaya seperti membereskan rumah, bersantai dengan keluarga, berkebun ataupun melakukan kegiatan sosial.

7.Jeli melihat diskon
Hidup hemat bukan berarti hidup pelit. Anda tetap bisa membeli kebutuhan sehari-hari yang memang diperlukan tetapi akan semakin hemat jika Anda dapat memanfaatkan diskon yang ada. Jeli melihat peluang diskon ini bisa sedikit banyak memangkas pengeluaran. Diskon ini bisa Anda manfaatkan ketika membeli pakaian, sepatu atau barang lainnya. Anda juga dapat memanfaatkan promo-promo yang ditawarkan supermarket untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari. Akan tetapi bukan berarti dengan membeli barang diskon Anda jadi lupa daratan dan malah kalap dalam berbelanja. Tetap kontrol diri Anda ketika menemukan diskon besar-besaran, selalu prioritaskan apa yang menjadi kebutuhan bukan keinginan.

8.Memasak sendiri makanan untuk sehari-hari
Memasak sendiri tentu jauh lebih hemat dibandingkan dengan membeli makanan jadi. Anda yang hidup merantau dan masih memiliki waktu untuk memasak sebaiknya memasak sendiri makanan sehari-hari Anda. Selain lebih hemat, memasak sendiri juga lebih menjamin kesehatan karena lebih higienis serta seluruh bahanyang digunakan jelas. Menjaga kesehatan dengan memakan makanan sehat juga dapat menghemat pengeluaran karena mencegah datangnya penyakit. Ketika penyakit sudah mengampiri maka mau tidak mau Anda harus mengeluarkan biaya ekstra untuk pengobatan.

9.Pisahkan sebagian uang bulanan untuk tabungan
Menabung bukan dilakukan di akhir ketika ada sisa uang bulanan, tetapi dilakuakn di depan agar pengeluaran Anda dapat disesuaikan dengan sisa uang bulanan yang Anda miliki. Jadikan tabungan ini sebagai salah satu prioritas pengeluaran karena tabungan akan sangat bermanfaat pada saat-saat darurat. Menabung sedari muda akan sangat bermanfaat bagi Anda ke depannya. Uang tabungan ini dapat Anda digunakan jika sewaktu-waktu ada kejadian yang tidak diinginkan seperti untuk pengobatan. Jika tidak memiliki tabungan yang cukup mungkin Anda akan kebingungan mencari sumber dana lain yang dapat mencukupi kebutuhan mendesak Anda.

Jika Anda membutuhkan sumber dana tambahan pada kondisi darurat ada banyak pilihan yang bisa Anda gunakan seperti meminjam pada teman, keluarga, bank, koperasi ataupun meminjam secara online. Anda bisa memperoleh pinjamantanpa jaminan di lonify.id atau Tien24 untuk kondisi darurat. Kedua layanan penyedia pinjaman online ini menyediakan pinjaman yang mudah, praktis cepat dan tanpa jaminan. Pinjaman online dapat diakses oleh semua orang yang memenuhi persyaratan tertentu. Kemudahan yang ditawarkan bisa memberikan alternatif dalam mengatasi permasalahan keuangan Anda. 
Advertisement

Baca juga:

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar

Berkomentarlah sesuai topik No Link No Spam