
Sudah senang berhasil merakit amplifier tapi setelah dicoba kok ada suara dengung? ini jadi kurang nyaman didengarkan walau pun tersamarkan kalau sedang memutar musik. Tapi kalau pas belum ada input masuk akan terasa mengganggu.
Apa masalahnya dong? padahal pakai kit amplifier siap pakai. Tenang ini hal yang wajar jika merakit amplifier, segala masalah audio ada solusinya. Tinggal mencari letak kesalahannya atau penyebabnya. Cek artikel ini sampai selesai.
Cara Menghilangkan Dengung pada amplifier secara detail
Berikut adalah cara menghilangkan dengung (hum) pada amplifier yang paling umum dan terbukti efektif. Saya susun dari yang paling sering terjadi hingga yang lebih teknis, supaya mudah dipraktikkan
1. Periksa Sumber Listrik (Grounding & Stop Kontak)
Dengung paling sering berasal dari listrik AC yang tidak stabil.
Solusi:
- Gunakan stop kontak dengan grounding (3 kaki).
- Hindari colokan bercabang terlalu banyak.
- Coba balik posisi colokan (fase–netral) jika masih dengung.
- Gunakan stabilizer atau power conditioner bila perlu.
2. Cek Kabel Audio (RCA / Jack Input)
Kabel audio yang jelek atau rusak sangat sering menyebabkan hum.
Yang harus dilakukan:
- Ganti kabel RCA/jack dengan kabel shielded (berpelindung).
- Jauhkan kabel audio dari kabel listrik.
- Jangan pakai kabel terlalu panjang.
- Pastikan solderan jack tidak retak atau longgar.
3. Pisahkan Ground Audio dan Ground Power
Kesalahan grounding internal bisa menimbulkan ground loop.
Solusi teknis:
- Gunakan ground bintang (star ground).
- Satukan ground audio ke satu titik utama (biasanya dekat elco PSU).
- Hindari ground yang “berantai”.
4. Periksa Elco (Kapasitor Filter PSU)
Elco yang kering atau drop akan menyebabkan dengung 50Hz / 100Hz.
Tanda elco bermasalah:
- Dengung muncul meski volume minimum
- Dengung makin keras saat volume dinaikkan
- Suara tidak bersih
Solusi:
- Ganti elco PSU dengan kualitas bagus (Nichicon, Rubycon, Panasonic)
- Kapasitas umum: 4700µF – 10000µF per rail
- Tegangan elco minimal 1,5× tegangan kerja
5. Cek Trafo (Transformator)
Trafo bisa menyebabkan dengung mekanis maupun induksi.
Yang perlu dicek:
- Trafo jangan terlalu dekat dengan rangkaian preamp
- Gunakan trafo toroidal (lebih senyap)
- Pastikan baut trafo kencang
- Jangan satu box dengan rangkaian input jika bisa
6. Periksa Potensio Volume
Potensio yang aus atau kotor juga bisa memicu noise.
Solusi:
- Semprot contact cleaner
- Ganti potensiometer jika masih berdengung
- Gunakan potensiometer kualitas audio (ALPS jika memungkinkan)
7. Tes Tanpa Input (Input Kosong)
Langkah penting untuk diagnosis.
Caranya:
- Cabut semua kabel input
- Nyalakan amplifier
Hasilnya:
- Dengung hilang → masalah dari sumber audio / kabel
- Dengung masih ada → masalah dari PSU / grounding / rangkaian
8. Gunakan Ground Loop Isolator (Opsional)
Jika amplifier terhubung ke TV, PC, atau mixer.
Solusi cepat:
- Pasang ground loop isolator di jalur input
- Sangat efektif untuk sistem home audio & mobil audio
9. Tata Layout PCB dengan Benar
Untuk amplifier rakitan / DIY.
Tips penting:
- Jalur input pendek dan jauh dari PSU
- Pisahkan jalur sinyal dan jalur arus besar
- Gunakan PCB ground plane jika memungkinkan
10. Upgrade Kabel Speaker & Posisi Speaker
Kadang dengung terdengar karena interferensi eksternal.
Tips:
- Gunakan kabel speaker serabut besar
- Jauhkan speaker dari adaptor, charger, dan WiFi router
Selamat mencoba semoga dengung pada amplifiernya hilang!

0Komentar
Thank you for leaving a comment!
We truly appreciate your thoughts. Feel free to visit again for more useful and updated content.