Skip to main content

Keuntungan Audit Energi di Industri

Audit Energi

DWISU.WEB.ID - Audit energi adalah proses evaluasi pemanfaatan energi dan identifikasi peluang penghematan energi serta rekomendasi peningkatan efisiensi pada pengguna energi dan pengguna sumber energi dalam rangka konservasi energi. Sedangkan konservasi energi sendiri didefinisikan sebagai suatu kegiatan pemanfaatan energi secara lebih efisien (optimal) dan rasional tanpa mengurangi penggunaan energi yang memang benar-benar diperlukan untuk melaksanakan suatu kegiatan atau pekerjaan. (Abdurrachim, dkk., 2002).

Audit energi listrik sangat diperlukan karena kita memerlukan penggunaan energi yang terukur, dalam pengelolaan energi kita mengenal energy accounting yaitu aktivitas untuk merekam dan  menghubungkan  antara penggunaan energi dan biaya yang dikeluarkan. Selain itu juga untuk memonitor penggunaan energi dalam skala waktu.

Aktivitas dalam menghasilkan suatu produk tidak dapat terlepas dari besarnya penggunaan energi listrik. Kenaikan harga energi listrik yang terus terjadi akan berdampak langsung pada melonjaknya biaya produksi, apalagi berdasarkan survei yang dilakukan pada berbagai jenis bidang industri, biaya energi listrik selalu menjadi pengeluaran dengan biaya paling besar dibandingkan dengan biaya-biaya lainnya. Selain itu, dengan adanya biaya tambahan pada beban puncak jika melebihi maksimum daya yang dibutuhkan, hal ini memerlukan perhatian khusus serta perlu dilaksanakannya suatu manajemen dalam penggunaan energi listrik agar penggunaannya menjadi efektif dan efisien. Sering ditemukan beberapa kasus bahwa dengan intensitas penggunaan energi listrik yang tinggi, maka dapat menambah jumlah emisi dari proses suatu produksi. Hal ini tentu saja akan menjadi sorotan dengan semakin ketatnya dan tingginya tekanan bagi industri untuk semakin peduli terhadap kelestarian lingkungan.

Pada sebuah industri keuntungan dari audit energi listrik industri adalah Meningkatkan pengetahuan tentang efisiensi energy, mengidentifikasi biaya energi yang digunakan, mengidentifikasikan dan meminimumkan hal yang terbuang, membuat perubahan prosedur, peralatan, dan sistem untuk menyimpan energi, menghematkan sumber energi yang tidak dapat diperbaharui, menjaga lingkungan dengan mengurangi pembangkitan tenaga, mengurangi running costs.

Audit energi dapat dilakukan dengan prosedur atau langkah berikut ini :

1.Persiapan
2.Survei Data
-Melihat
-Mencatat
-Mengukur
3.Analisis Data
-Menghitung efisiensi/kinerja
-Evaluasi
-Identifikasi penghematan energi
-Historis, teknik & finansial
4.Laporan
-Rekomendasi
-Tindak lanjut.

Demikianlah informasi seputar keuntungan audit energi di industri Semoga Bermanfaat!
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar